Pertumbuhan Penjualan Mencerminkan Keberhasilan Investasi

Pertumbuhan Penjualan Mencerminkan Keberhasilan Investasi

Growth

Definisi Growth menurut Fahmi (2014:82) adalah sebagai berikut: “Rasio pertumbuhan yaitu rasio yang mengukur seberapa besar kemampuan perusahaan dalam mempertahankan posisinya di dalam industri dan dalam perkembangan ekonomi secara umum. Rasio pertumbuhan ini dilihat dari berbagai segi sales (penjualan), earning after tax (EAT), laba per lembar saham, dividen perlembar saham, dan harga pasar perlembar saham.”

Definisi Growth menurut Kasmir (2012:107) adalah sebagai berikut: “Rasio pertumbuhan (Growth Ratio) merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan mempertahankan posisi ekonominya di tengah pertumbuhan perekonomian dan sektor usahanya.”

     

Definisi Growth menurut Sofyan (2013:309) adalah sebagai berikut:“Rasio pertumbuhan menggambarkan persentase pertumbuhan pos-pos perusahaan dari tahun ke tahun. Rasio ini terdiri atas kenaikan penjualan, kenaikan laba bersih, earning per share, dan kenaikan deviden per share.”

Berdasarkan beberapa definisi diatas sampai pada pemahaman penulis bahwa rasio pertumbuhan merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan posisi ekonominya dari tahun ke tahun.

Sales Growth

Pertumbuhan penjualan mencerminkan keberhasilan investasi periode masa lalu dan dapat dijadikan sebagai prediksi pertumbuhan masa yang akan datang. Pertumbuhan penjualan merupakan indikator permintaan dan daya saing perusahaan dalam suatu industri. Menurut Kesuma (2009) juga menyatakan bahwa sales growth adalah kenaikan jumlah penjualan dari tahun ke tahun atau dari waktu ke waktu. Pertumbuhan penjualan tinggi, maka akan mencerminkan pendapatan perusahaan yang juga meningkat. Laju pertumbuhan suatu perusahaan akan mempengaruhi kemampuan mempertahankan keuntungan dalam menandai kesempatan-kesempatan yang akan datang. Pertumbuhan penjualan tinggi maka mencerminkan pendapatan meningkat sehingga beban pajak meningkat. Pertumbuhan penjualan dapat dilihat dari perubahan penjualan tahun sebelum dan tahun periode selanjutnya. Suatu perusahaan dapat dikatakan mengalami pertumbuhan ke arah yang lebih baik jika terdapat peningkatan yang konsisten dalam aktivitas utama operasinya. Perhitungan tingkat penjualan perusahaan dibandingkan pada akhir periode dengan penjualan yang dijadikan periode dasar. Apabila nilai perbandingannya semakin besar, maka dapat dikatakan bahwa tingkat pertumbuhan penjualan semakin baik.

Definisi sales growth menurut Subramanyam (2014:487) adalah sebagai berikut:
“Analysis of trends in sales by segments is useful in assessing profitability. Sales growth is often the result of one or more factors, including (1) price changes, (2) volume changes, (3) acquisitions/divestitures, and (4) changes in exchange rates. A company’s Management’s Discussion and Analysis section usually offers insights into the causes of sales growth.”

Definisi sales growth menurut Widarjo dan Setiawan (2009) adalah sebagai berikut:
“Pertumbuhan penjualan (sales growth) mencerminkan kemampuan perusahaan dari waktu ke waktu. Semakin tinggi tingkat pertumbuhan penjualan suatu perusahaan maka perusahaan tersebut berhasil menjalankan strateginya. ”

Definisi sales growth menurut Barton, et al. (1989) adalah sebagai berikut:
“Pertumbuhan penjualan mencerminkan manifestasi keberhasilan investasi periode masa lalu dan dapat dijadikan sebagai prediksi pertumbuhan masa yang akan datang. Pertumbuhan penjualan juga merupakan indikator permintaan dan daya saing perusahaan dalam suatu industri.”

Definisi sales growth menurut Carvalho and Costa (2014) adalah sebagai berikut:
“Sales growth: refers to the increased sales and services between the current and previous year in percentage”.
Berdasarkan definisi diatas sampai pada pemahaman penulis bahwa sales growth menggambarkan peningkatan penjualan dari tahun ke tahun. Tingginya tingkat sales growth menunjukan semakin baik suatu perusahaan dalam menjalankan operasinya.

Jenis-Jenis dan Pengukuran Growth

Menurut Kasmir (2012:107) rasio pertumbuhan ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

1) Pertumbuhan penjualan.
Pertumbuhan penjualan menunjukan sejauh mana perusahaan dapat meningkatkan penjualannya dibandingkan dengan total penjualan secara keseluruhan.

2) Pertumbuhan laba bersih.
Pertumbuhan laba bersih menunjukan sejauh mana perusahaan dapat meningkatkan kemampuannya untuk memperoleh keuntungan bersih dibandingkan dengan total keuntungan secara keseluruhan.

3) Pertumbuhan pendapatan per saham.
Pertumbuhan pendapatan per saham menunjukan sejauh mana perusahaan dapat meningkatkan kemampuannya untuk memperoleh pendapatan atau laba per lembar saham dibandingkan dengan total laba per saham secara keseluruhan.

4) Pertumbuhan dividen per saham.
Pertumbuhan dividen per saham menunjukan sejauh mana perusahaan dapat meningkatkan kemampuannya untuk memperoleh dividen saham dibandingkan dengan total dividen per saham secara keseluruhan.

Baca : Penghindaran Pajak Atau Perlawanan Terhadap Wajib Pajak

Compound annual growth rate (CAGR) is a business and investing specific term for the geometric progression ratio that provides a constant rate of return over the time period,

Sehingga ketika kita akan menghitung rata-rata kenaikan pertumbuhan tahunan, kita harus menggunakan rumus Compound Annual Growth Rate atau CAGR
Adapun rumus CAGR adalah sebagai berikut :

Compound annual growth rate (CAGR)
Compound annual growth rate (CAGR)

Tool Untuk Menghitung CAGR dengan cara sederhana

Tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (compound growth rate / CAGR) mengukur tingkat pengembalian investasi – seperti reksa dana atau obligasi – selama periode investasi, seperti 5 atau 10 tahun. CAGR juga disebut tingkat pengembalian “merapikan” karena mengukur pertumbuhan investasi seolah-olah telah tumbuh pada tingkat yang stabil setiap tahun secara majemuk. Untuk menghitung CAGR, gunakan fungsi XIRR.

Keterangan

  • Microsoft Excel menyimpan tanggal sebagai nomor urut berurutan sehingga bisa digunakan dalam perhitungan. Secara default, 1 Januari 1900 adalah nomor seri 1, dan 1 Januari 2008 adalah nomor seri 39448 karena sudah 39.448 hari setelah tanggal 1 Januari 1900.
  • Angka dalam kurun waktu dipotong menjadi bilangan bulat.
  • XIRR mengharapkan setidaknya satu arus kas positif dan satu arus kas negatif; Jika tidak, XIRR mengembalikan #NUM! nilai kesalahan.
  • Jika nomor di tanggal bukan tanggal yang valid, XIRR mengembalikan #VALUE! nilai kesalahan.
  • Jika nomor di tanggal mendahului tanggal mulai, XIRR mengembalikan #NUM! nilai kesalahan
  • Jika nilai dan tanggal mengandung jumlah nilai yang berbeda, XIRR mengembalikan #NUM! nilai kesalahan
  • Dalam kebanyakan kasus, Anda tidak perlu menebak perhitungan XIRR. Jika dihilangkan, tebakan diasumsikan 0,1 (10 persen).
  • XIRR terkait erat dengan XNPV, fungsi nilai sekarang bersih. Tingkat pengembalian yang dihitung oleh XIRR adalah tingkat bunga yang sesuai dengan XNPV = 0.
  • Excel menggunakan teknik iteratif untuk menghitung XIRR. Dengan menggunakan tingkat perubahan (mulai dengan tebakan), siklus XIRR melalui perhitungan sampai hasilnya akurat dalam 0,000001 persen. Jika XIRR tidak dapat menemukan hasil yang bekerja setelah 100 kali mencoba, #NUM! nilai kesalahan dikembalikan Tarif berubah sampai:

dimana: 

di= dengan, atau yang terakhir, tanggal pembayaran.

d1 = tanggal pembayaran ke-0.

Pi = ith, atau last, payment.

rumus fungsi xirr di excel     =XIRR(A3:A7, B3:B7, 0.1)

Contoh Perhitungan

Salin contoh data di tabel diatas, dan buat dengan angka2 yang sama di sel A1 lembar kerja Excel yang baru. Untuk formula untuk menunjukkan hasil, pilih mereka, tekan F2, lalu tekan Enter. Jika perlu, Anda dapat menyesuaikan lebar kolom untuk melihat semua data.

 

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *