Prinsip Pengambilan Keputusan Pembelian

Prinsip Pengambian Keputusan Pembelian

Proses keputusan untuk membeli dipengaruhi oleh bermacam-macam dorongan. Walaupun keputusan konsumen untuk membeli sama tidak bisa dipaksakan oleh produsen, akan tetapi adanya tahap-tahapan keputusan untuk membeli dapat mengarah pada proses dalam pencarian informasi suatu produk. Keputusan pembelian mempengaruhi pengenalan konsumen terhadap kebutuhan atas produk serta para pembeli dapat dipengaruhi dari sumber informasi mengenai keunggulan kualitas produk, harga yang terjangkau dan citra merek yang terkenal agar calon pembeli tertarik. Pengambilan keputusan pembelian merupakan terpenting dalam tingkah laku konsumen secara umum dan titik awal dari keseluruhan pola konsumsi konsumen. Ada beberapa definisi teori pengambilan keputusan menurut beberapa ahli diantaranya sebagai berikut :

Menurut Schiffman dan Kanuk (2007) Keputusan pembelian adalah :“The selection of an option from two or alternative choice”. Jadi, keputusan pembelian adalah pilihan alternatif harus tersedia bagi seseorang ketika mengambil keputusan. Keputusan pembelian mempengaruhi pengenalan konsumen terhadap kebutuhan atas produk yang didapat dari sumber informasi. Proses pengambilan keputusan konsumen dapat dipandang sebagai tiga yang berbeda namun berhubungan satu sama lain. Tiga tahap tersebut adalah tahap masukan, tahap proses dan tahap keluaran. Tahap masukan mempengaruhi pengenalan knonsumen dalam suatu produk (Kualitas produk, harga, dan citra merek). Tahap proses adalah ketika konsumen fokus dalam pengambilan keputusan pembelian yang dipengaruhi oleh faktor-faktor psikologi (motivasi, persepsi, pengetahuan, kepribadian, dan sikap) dan pengalaman. Tahap keluaran adalah ketika konsumen telah melakukan proses pengambilan keputusan yaitu pembelian dan evaluasi setelah melakukan pembelian suatu produk.

     

Model sederhara pengambilan keputusan menurut Schiffman dan Kanuk (2007) menyatakan “proses pengambilan keputusan konsumen dapat dipandang sebagai tiga tahap berbeda namun berhubungan satu sama lain; tahap masuk (input), tahap proses dan tahap keluar (output).

Sumber: Schiffman dan Kanuk (2007)

Baca : Proses Keputusan Pembelian Konsumen

Pengertian keputusan membeli menurut para ahli:

Menurut Kotler (2009) keputusan membeli yaitu: “beberapa tahapan yang dilakukan oleh konsumen sebelum melakukan keputusan pembelian suatu produk”.

Menurut Setiadi (2010) perilaku membeli mengandung makna yakni kegiatan-kegiatan individu secara langsung terlibat dalam pertukaran uang dengan barang dan jasa serta dalam proses pengambilan keputusan yang menentukan kegiatan tersebut

Menurut Nugroho (2003) adalah proses pengintegrasian yang mengkombinasi sikap pengetahuan untuk mengevaluasi dua atau lebih perilaku alternatif, dan memilih salah satu diantaranya. Keputusan dalam arti yang umum adalah “a decision is the selection of an option from two or more alternative choices” yaitu suatu keputusan seseorang dimana dia memilih salah satu dari beberapa alternatif pilihan yang ada.

Baca : Privasi dan Keamanan Memberikan Kepercayaan Bertransaksi Online

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa keputusan pembelian merupakan kegiatan pemecahan masalah yang dilakukan individu dalam pemilihan alternatif perilaku yang sesuai dari dua alternatif perilaku atau lebih dan dianggap sebagai tindakan yang paling tepat dalam membeli dengan terlebih dahulu melalui tahapan proses pengambilan keputusan.

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *