Manajemen Usaha untuk Bisnis Kecil
Pengelolaan Usaha
Istilah manajemen berasal dari kata kerja to manage berarti control. Dalam bahasa Indonesia dapat diartikan: mengendalikan, menangani atau mengelola.54 Secara umum pengertian manajemen adalah pengelolaan suatu pekerjaan untuk memperoleh hasil dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan dengan cara menggerakkan orang-orang lain untuk bekerja.55
Dalam pengertian yang lebih khusus manajemen diartikan sebagai suatu proses yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan yang dilakukan para manajer dalam sebuah organisasi, agar tujuan yang telah ditentukan dapat diwujudkan. Dengan perkataan lain, manajemen merupakan kegiatan pimpinan perusahaan bersama manajer lain untuk (1) melakukan perencanaan terhadap tindakan-tindakan yang akan dilakukan, (2) mengorganisasi sumber daya manusia untuk melakukan tindakan-tindakan yang direncanakan, (3) mengarahkan, dan (4) mengawasi pelaksanaannya.56
Manajemen menurut Parker adalah seni melaksanakan pekerjaan melalui orang-orang (the art of getting thongs done through people). Sapre menyatakan bahwa manajemen adalah serangkaian kegiatan yang diarahkan langsung untuk penggunaan sumber daya organisasi secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Manajemen menurut Hughes, et al adalah berkenaan dengan efisiensi, perencanaan, kertas kerja, prosedur, pelaksanaan regulasi, pengawasan dan konsistensi.57
Manajemen mencakup kegiatan untuk mencapai tujuan, dilakukan oleh individu-individu yang menyumbangkan upayanya yang terbaik melalui tindakan-tindakan yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal tersebut meliputi pengetahuan tentang apa yang harus mereka lakukan, menetapkan cara bagaimana melakukannya, memahami bagaimana mereka untuk melakukannya dan mengukur efektivitas dari usaha-usaha mereka. Selanjutnya perlu menetapkan dan memelihara pula suatu kondisi lingkungan yang memberikan responsible ekonomis, psikologis, sosial, politis dan sumbangan-sumbangan teknis serta pengendaliannya. 58
Manajemen mempunyai tujuan-tujuan tertentu dan bersifat tidak berwujud (intagible). Usahanya adalah mencapai hasil-hasil yang spesifik, biasanya dinyatakan dalam bentuk sasaran-sasaran. Upaya dari kelompok menunjang pencapaian tujuan yang spesifik itu. Manajemen dapat dinyatakan sebagai tidak berwujud (intagible), karena tidak dapat dilihat, tetapi dapat dirasakan hasilnya, yakni output pekerjaan yang cukup, ada kepuasaan pribadi, produk dan servisnya lebih baik.59
Fungsi Perencanaan (Planning) dalam Manajemen Usaha
Definisi dari perencanaan merupakan pemilihan dan menghubungkan fakta, menggunakan asumsi-asumsi tentang masa depan dalam membuat visualisasi dan perumusan kegiatan yang disusulkan dan memang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.60
Perencanaan proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengatasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.61
Menurut George R. Terry perencanaan merupakan pemulihan fakta-fakta dan usaha menghubung-hubungkan antara fakta yang satu dengan yang lain, kemudian membuat perkiraan dan peramalan tentang keadaan dan perumusan tindakan untuk masa yang akan datang yang sekirannya diperlukan untuk menghendaki hasil yang dikehendaki.62
Perencanaan menurut Handoko meliputi, (1) pemilihan atau penetapan tujuan-tujuan organisasi, (2) penentuan strategi, kebijakan, proyek, program, prosedur, metode, sistem, anggaran, dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Perbedaan perencanaan (planning) dan rencana (plan) menurut Zajda & Gamage, “Planning is a process that precedes decision making. A plan ia can be definied as a decision, with regard to cause of action”. 63
Perencanaan atau planning, adalah proses yang menyangkut upaya untuk merumuskan hal-hal berikut:64
- Menentukan tujuan yang akan dicapai di masa
- Merumuskan tindakan-tindakan yang perlu dijalankan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
- Menentukan dana yang diperlukan dan faktor-faktor produksi lain yang akan digunakan.
Perencanaan berisi rumusan dari tindakan-tindakan yang dianggap perlu untuk mencapai hasil yang diinginkan sesuai dengan maksud dan tujuan yang ditetapkan. Suatu perencanaan harus menunjukkan pula maksud dan tujuan dari suatu pekerjaan dan bagaimana cara-caranya untuk mencapai tujuan, termasuk pula rencana untuk mengadakan pengawasan agar penyelenggaraan pekerjaan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.65
Fungsi Pengorganisasian (Organizing) dalam Manajemen Usaha
Yang dimaksud dengan pengertian organisasi disini mencakup dua segi, yaitu:
- Organisasi sebagai wadah, lembaga atau kelompok fungsional ketika proses manajemen
- Organisasi sebagai wadah pembentukan tingkah laku hubungan antar manusia secara efektif sehingga mereka dapat bekerja sama secara efisien dan memperoleh kepuasan pribadi dalam melaksanakan tugas-tugasnya serta memberikan kondisi lingkungan tertentu untuk pencapaian tujuan. Pengertian ini merujuk pada proses pengorganisasian, yaitu cara bagaimana pekerjaan diatur dan dialokasikan diantara para anggota sehingga tujuan dapat tercapai.
Dalam arti luas, pengorganisasian dapat didefinisikan sebagai proses penyesuaian struktur organisasi dengan tujuan, sumber daya dan lingkungannya.66
Pengorganisasian menurut Handoko ialah, (1) penentuan sumber daya dan kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi, (2) proses perancangan dan pengembangan suatu organisasi yang akan dapat membawa hal-hal tersebut kearah tujuan, (3) penugasan tanggungjawab tertentu, (4) pendelegasian wewenang yang diperlukan kepada individu-individu untuk melaksanakan tugas-tugasnya. Ditambahkan pula oleh Handoko, pengorganisasian adalah pengaturan kerja bersama sumber daya keuangan, fisik, dan manusia dalam organisasi. Pengorganisasian merupakan penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan organisasi, sumber daya yang dimilikinya, dan lingkungan yang melingkupinya.67
James D. Mooney mengatakan, “Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai suatu tuujuan bersama”, sedang Chester, I. Barnard memberi pengertian organisasi sebagai suatu
sistem dari pada aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Bila dibandingkan kedua pendapat tersebut, sebenarnya tidak ada perbedaan yang hakiki, karena James D. Mooney melihat organisasi itu sebagai suatu “badan” dimana terdapat perserikatan manusia untuk mencapai suatu tujuan bersama, sedang Chester I. Barnard melihat organisasi itu merupakan suatu “susunan skematis” dimana tergambar “sistem daripada aktivitas kerjasama”. Dengan kata lain, masing- masing mereka melihat organisasi itu dari suatu segi.68
Pengorganisasian merupakan kegiatan dasar dari manajemen dilaksanakan untuk dan mengatur seluruh sumber-sumber yang dibutuhkan termasuk unsur manusia, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan sukses. Manusia merupakan unsur yang terpenting melalui pengorganisasian manusia dapat di dalam tugas-tugas yang saling berhubungan.69
Pengorganisasian terjadi karena pekerjaan yang perlu dilaksanakan itu terlalu berat ditangani oleh satu orang saja. Dengan demikian diperlukan tenaga-tenaga bantuan dan terbentuklah suatu kelompok kerja yang efektif. Banyak pikiran, tangan dan keterampilan dihimpun menjadi satu yang harus dikoordinasi bukan saja untuk diselesaikan tugas-tugas yang bersangkutan, tetapi juga untuk menciptakan kegunaan bagi masing-masing anggota kelompok tersebut terhadap keinginannya keterampilan dan pengetahuan.
Di dalam usaha-usaha tersebut, organisator yang bersangkutan berusaha untuk mencapai hasil yang lebih besar daripada hasil yang dicapai secara perseorangan.
Fungsi Kepemimpinan (Actuating) dalam Manajemen Usaha
Masalah kepemimpinan itu ada sejak manusia hidup berkelompok sehingga hal ini merupakan permasalahan sosial. Akan tetapi, pengertian tentang kepemimpinan itu sendiri sangat terbatas. Banyak pengertian tentang kepemimpinan yang ditanggapi secara berbeda- beda. Namun yang dipermasalahkan adalah hubungan antara seorang atau sekelompok orang yang disebut atasan dan sekelompok orang lagi yang disebut bawahan. George R. Terry menyatakan, “leadership ia the relationship is which one person, the leader influenses other to work together willingly on related task to attain that which the leader desires”.
Kepemimpinan merupakan pekerjaan yang dilakukan oleh seorang manajer yang menyebabkan orang-orang lain bertindak, sehingga kemampuan seorang manajer dapat diukur dari kemampuannya dalam menggerakkan orang-orang lain untuk bekerja.71
Pengarahan proses implementasi program agar dapat dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan produktivitas yang tinggi.72
Fungsi manajemen yang melibatkan bekerja dengan dan melalui orang untuk mencapai tujuan organisasi. Setiap organisasi memiliki orang dan tugas manajer adalah bekerja bersama dan melalui orang- orang untuk mencapai tujuan. Ketika manajer memotivasi bawahan, membantu menyelesaikan konflik kelompok kerja, memengaruhi individu atau tim saat mereka bekerja, memilih saluran komunikasi yang paling efektif, atau mengenai dengan cara apa pun dengan masalah perilaku karyawan, mereka memimpin.73
Stogdill mendefinisikan kepemimpinan sebagai: (1) titik fokus proses kelompok, (2) kepribadian dan pengaruhnya, (3) seni agar bujukan dipenuhi, (4) latihan memengaruhi, (5) tindakan atau perilaku, (6) bentuk membujuk, (7) kekuatan hubungan, (8) instrumen mencapai tujuan, (9) suatu pengaruh interaksi, (10) suatu perbedaan peran, dan (11) inisiasi struktur.74
Yukl mendefinisikan kepemimpinan adalah proses memengaruhi orang lain untuk memahami dan menyetujui kebutuhan yang harus dipenuhi dan cara melakukannya, serta proses memfasilitasi individu dan kelompok berusaha mencapai tujuan bersama. Northouse mendefinisikan kepemimpinan adalah: (1) suatu sifat, (2) sebuah kemampuan (ability), (3) sebuah keterampilan (skill), (4) dan suatu perilaku, dan (5) suatu hubungan.
Base & Basa mendefinisikan kepemimpinan adalah interaksi dua atau orang lebih dalam suatu kelompok terstruktur atau struktur ulang terhadap situasi persepsi dan harapan anggota. Dua orang itu merupakan pimpinan dan bawahannya. Keduanya atau lebih menyamakan persepsi dan harapan agar memiliki pola pikir, pola sikap, dan pola tindak yang sama dalam memenuhi harapan bersama.75 Terry & Rue menyatakan bahwa kepemimpinan adalah hubungan yang ada dalam diri seorang pemimpin, memengaruhi orang lain untuk bekerja sama secara sadar dalam hubungan tugas yang diinginkan.
Kepemimpinan menurut Hughes, et al. berkenaan Dengan keberanian mengambil risiko dengan perhitungan yang matang, dinamika, kreativitas, inovasi, perubahan, dan visi. Selanjutnya ditambahkan oleh Hughes, et al. “Leadership is everyone’s business”. (Kepemimpinan adalah urusan semua orang) karena setiap orang pada hakikatnya adalah pemimpin yang kelak diminta pertanggungjawabannya terhadap kepemimpinannya.76
Kepemimpinan tersebut dapat diartikan sebagai kemampuan mengarahkan pengikut-pengikutnya untuk bekerja bersama dengan kepercayaan serta tekun mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh pimpinan mereka. Kepemimpinan tumbuh secara alami diantara orang-orang yang dihimpun untuk mencapai suatu tujuan dalam suatu kelompok. Sebenarnya, kebanyakan orang menginginkan seseorang untuk menentukan hal-hal yang perlu dikerjakan dengan cara mengerjakannya, diberi motivasi dan dibimbing dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang harus mereka kerjakan.
Pemimpin mengalihkan rencana-rencana menjadi kegiatan dan membuat rencana-rencana menjadi kenyataan. Pemimpin mengadakan komunikasi dengan rekan-rekan dan bawahannya untuk menyampaikan rencana tersebut, menjelaskan tujuannya, memberitahukan tugas masing-masing, berusaha membangkitkan semangat kerja, berusaha mengatasi ketegangan antar anggota kelompok. Pada dasarnya pemimpin tersebut memberi motivasi dan membimbing perilaku bawahannya untuk dapat melaksanakan rencananya dan mencapai tujuan kerjanya.77
Fungsi Pengendalian (Controlling) dalam Manajemen Usaha
Pengawasan (controlling) sebagai elemen atau fungsi keempat manajemen ialah mengamati dan mengalokasikan dengan tepat penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.
Dalam praktek kita lihat, kegagalan suatu rencana atau aktivitas bersumber pada dua hal:
- Akibat pengaruh di luar jangkauan manusia (force major).
- Pelaku yang mengerjakannya tidak memenuhi persyaratan yang 78
Pengendalian fungsi manajemen yang melibatkan pemantauan, membandingkan, dan memperbaiki kinerja kerja. Setelah tujuan rencana ditetapkan (perencanaan), tugas dan pengaturan struktural diberlakukan (pengorganisasian), dan orang-orang dipekerjakan, dilatih, dan dimotivasi (memimpin), harus ada evaluasi apakah semuanya berjalan sesuai rencana.79
Pengendalian adalah proses pemantauan, penilaian, dan pelaporan rencana atas pencapaian tujuan yang telah ditetapkan untuk tindakan korektif guna penyempurnaan lebih lanjut.
Pengawasan menurut LANRI ialah suatu kegiatan untuk memperoleh kepastian apakah pelaksanaan pekerjaan/kegiatan telah dilakukan sesuai dengan rencana semula. Kegiatan pengawasan pada dasarnya membandingkan kondisi yang ada dengan yang seharusnya terjadi. Pengendalian apabila dalam pengawasan ternyata ditemukan adanya penyimpangan atau hambatan maka segera diambil tindakan koreksi.80
Pengawasan merupakan sebuah proses mengevaluasi prestasi organisasi dan mengambil tindakan-tindakan koreksi jika perlu, dalam rangka mencapai tujuan perusahaan. Mudahnya, pengawasan berarti mengevaluasi sesuatu kegiatan bisnis yang telah berjalan dibandingkan dengan rencana kegiatan bisnis tersebut. Implikasi dari konsep ini adalah merencanakan dan mengawasi merupakan sesuatu yang tak dapat dipisahan, bagaikan dua sisi dalam satu mata uang. Tahapan- tahapan dari proses pengawasan dapat dibedakan sebagai berikut:81
- Mengukur prestasi pelaksanaan
- Membandingkan prestasi pelaksanaan dengan standar atau tujuan perusahaan yang telah ditetapkan.
- Mengidentifikasi penyimpangan-penyimpanhan yang berlaku dan sebab-sebab dari penyimpangan tersebut.
- Mengambil tindakan-tindakan
Pengendalian yang baik membantu memperlancar hubungan antar manusia. Responsible manusianya terhadap langkah-langkah pengendalian merupakan kunci Ari sebuah pertimbangan. Usaha-usaha pengendalian dapat dan harus digunakan untuk mendorong hubungan yang baik diantara para pegawai. Pengendalian harus merupakan kegiatan yang positif dan membantu. Manajer-manajer yang efektif akan menggunakan usaha pengendalian untuk menjadi informasi guna memuji pelaksana yang baik dan membantu mereka yang memerlukannya dan menentukan jenis kebutuhan mereka.
Pengendalian umumnya juga diberlakukan terhadap berbagai jenis kegiatan seperti pengendalian produksi, pengendalian penjualan dan pengendalian pembelian.
Sumber Bacaan
Yayat M. Herujito, Dasar-Dasar Manajemen, (Jakarta: PT Grasindo, 2001)hlm 1.
Sadono Sukirno, et al, Pengantar Bisnis, (Jakarta: Kencana, 2006)hlm 96.
Husaini Usman, Manajemen Teori, Praktek, dan Riset Pendidikan Ed 4, (Jakarta: Bumi Aksara, 2013)hlm 6.
George R. Terry, Prinsip-Prinsip Manajemen, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2012)hlm 9.
Sarinah dan Mardalena, Pengantar Manajemen, (Yogyakarta: Deepublish, 2017)hlm 7.
Husaini Usman, Manajemen………………….. hlm 77.
Sadono Sukirno, et al, Pengantar Bisnis,…………………… hlm 98.
Yayat M. Herujito, Dasar-dasar……………………. hlm 84.
Yayat M. Herujito, Dasar-Dasar…………………….. hlm 110.
Husaini Usman, Manajemen………………….. hlm 170.
M. Anang Firmansyah dan Budi W. Mahardhika, Pengantar Manajemen, (Yogyakarta: Deepublish, 2018)hlm 59.
George R. Terry, Prinsip-Prinsi………………… hlm 73.
Sarinah dan Mardalena, Pengantar Manajemen……………………… hlm 8.
Bob Faster dan Iwan Sidharta, Dasar-Dasar Manajemen, (Yogyakarta: Diandra Kreatif, 2019)hlm 11.
Husaini Usman, Manajemen……………….. hlm 308.
George R. Terry, Prinsip-Prinsip…………………… hlm 152-153.
Yayat M. Herujito, Dasar-Dasar……………………… hlm 242.
Bob Faster dan Iwan Sidharta, Dasar-Dasar Manajemen……………… hlm 11-12.
Husaini Usman, Manajemen……………………….. hlm 534-535.
Sadono Sukirno, Pengantar Bisnis………………….. hlm 99-100.
George R. Terry, Prinsip-Prinsip……………….. hlm 170.
Tag: Fungsi Kepemimpinan, Fungsi Pengendalian, Fungsi Pengorganisasian, Fungsi Perencanaan, Pengelolaan Usaha

Thanks atas ilmunya, semoga bisnis kami semakin maju dengan pengetahuan ini.