Pengertian Youtube Menurut Para Ahli
   

Pengertian Youtube

YouTube adalah layanan berbagi video di mana pengguna dapat menonton, menyukai, berbagi, berkomentar, dan mengunggah video mereka sendiri. Layanan video ini dapat diakses di Smart TV, Android TV, TV Box Android, PC, laptop, tablet dan melalui ponsel. YouTube merupakan salah satu media online yang menyediakan informasi-informasi yang berupa video.

Menurut (Miller, 2009: 3) YouTube adalah sebuah komunitas berbagi video yang berarti bahwa pengguna YouTube bisa meng-upload dan melihat segala macam video klip online menggunakan webbrowser apapun. Video-video tersebut dapat berupa tutorial, hiburan dan lain sebagainya. Bagi kebanyakan orang, video-video tersebut tidak terlalu berguna. Namun, video-video tersebut sangat berguna bagi sebagian orang dalam menunjang kehidupan mereka. Informasi yang berupa video akan membuat seseorang lebih cepat menangkap informasi yang terkandung di dalamnya. Oleh sebab itu, YouTube menjadi salah satu media onlineyang populer saat ini dan berguna untuk memenuhi kebutuhan informasi.

Jean Burgess, seorang profesor di Queensland University of Technology yang ahli dalam studi media digital, telah menyelidiki peran YouTube dalam budaya digital kontemporer. Dia mungkin akan mendefinisikan YouTube sebagai platform berbagi video yang memungkinkan masyarakat untuk menciptakan, mengunggah, dan berinteraksi dengan konten secara global, serta sebagai ruang yang penting untuk ekspresi dan partisipasi budaya.

Joshua Green, Jean Burgess, Henry Jenkins menulis buku berjudul “YouTube: Online Video and Participatory Culture” yang membahas peran YouTube dalam budaya digital dan fenomena partisipatif dalam produksi, distribusi, dan konsumsi video online. Terbitan Pertama: 4 Mei 2009

Menurut Dr. Rulli Nasrullah Youtube adalah media sosial berbasis internet dengan konten video, dalam media tersebut seseorang dapat memberikan berbagai informasi dengan cara membuat channel. Pemilik channel tersebut adalah khalayak yang mempunyai akun. Dari tiap channel tersebut pengguna dapat mengunggah video dengan berbagai kategori. Proses unggahan video tersebut seperti gambaran pada sebuah channel televisi yang dikemas dalam media sosial.

Gede Lingga (2019:264) menegaskan bahwa pada dasarnya, youtube merupakan sebuah website yang memfasilitasi penggunanya untuk berbagi video yang mereka miliki, atau sebatas menikmati berbagai video klip yang diunggah oleh berbagai pihak. Terdapat berbagai macam video yang dapat diunggah ke situs ini, seperti misalnya video klip musik dari musisi tertentu, video tutorial berbagai macam aktivitas, dan masih banyak lagi.

Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa youtube merupakan sebuah media online yang digunakan oleh seluruh masyarakat, baik itu di Indonesia maupun di luar Negeri, mereka menggunakan youtube untuk mendapatkan informasi ataupun sebagai hiburan bagi orang yang sering menonton youtube. Tidak hanya itu kebanyakan dari mereka memiliki akun youtube, yang digunakan sebagai media untuk berbagi pengalaman, dan pengetahuan mereka.

YouTube memungkinkan miliaran orang menemukan, menonton, dan berbagi video asli yang dibuat. YouTube menyediakan forum bagi orang-orang untuk terhubung, menginformasikan, dan menginspirasi orang lain di seluruh dunia dan bertindak sebagai platform distribusi untuk pembuat konten asli dan pengiklan besar dan kecil. (YouTube, 2016)

Tentang YouTube

Misi kami adalah memberikan suara kepada semua orang dan menunjukkan kepada mereka dunia.

Kami percaya bahwa setiap orang berhak untuk bersuara, dan bahwa dunia adalah tempat yang lebih baik ketika kami mendengarkan, berbagi, dan membangun komunitas melalui cerita kami. (YouTube, 2022)

Apa itu Youtube dan sejarahnya?

YouTube merupakan salah satu layanan dari Google yang memfasilitasi penggunanya untuk mengupload video dan bisa diakses oleh pengguna yang lain dari seluruh dunia secara gratis. YouTube merupakan situs videoyang menyediakan berbagai informasi berupa ‘gambar bergerak’ dan bisa diandalkan. Situs ini memang disediakan bagi mereka yang ingin melakukan pencarian informasi video dan menontonnya langsung. Kita juga bisa berpartisipasi mengunggah (meng – upload) video ke server YouTube dan membaginya ke seluruh dunia (Baskoro, 2009: 58).

YouTube diprakarsai oleh tiga orang mantan pegawai perusahaan Paypal yaitu Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim. Hurley merupakan alumnus design di University Indiana Pennsylvania, sedangkan Chen dan Karim alumnus ilmu komputer di University Illinois Urbana Champaign. Nama domain ‘YouTube.com’ sendiri diaktifkan pada 15 Februari 2005, dan pada bulan-bulan berikutnya YouTube mulai dibangun. Mereka mempublikasikan preview dari website tersebut pada Mei 2005, atau 6 bulan sebelum launching secara resmi.

Meskipun YouTube telah menjadi sarana penting untuk melatih diskusi publik (Burgess & Green, 2013), hal itu tidak selalu terjadi. Video pertama diunggah di YouTube oleh salah satu pendiri YouTube, Jawed Karim, pada hari Sabtu, 23 April 2005. Video ini berjudul “Me at the zoo,”, Mr. Karim hanya berbicara tentang gajah di kebun binatang dengan mengatakan, “Baiklah, jadi di sini kita berada di depan gajah, hal yang keren tentang orang-orang ini adalah mereka memiliki belalai yang sangat, sangat, sangat panjang, umm, dan itu, itu keren.” Video berdurasi 18 detik ini kini memiliki lebih dari 45 juta penayangan dan lebih dari 350 ribu komentar. Meskipun YouTube dimulai dengan video simple, sekarang mencakup berbagai topik, beberapa di antaranya berhubungan dengan hal-hal serius seperti praktik medis dan tujuan pendidikan. Sifat video YouTube berubah seiring dengan mottonya, dari “Your Digital Repository” menjadi “Broadcast Yourself” (Burgess & Green, 2013). Aspek partisipatif YouTube memungkinkan kontennya diperluas. Dalam budaya partisipatif, pengguna diajak untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi, yang meningkatkan konten yang ada dan membuat yang baru (Jenkins, 2006). Bagi para ahli teori kajian budaya, nilai partisipasi bottom-up dan partisipasi rakyat jarang terletak pada substansi partisipasi tetapi pada gagasan partisipasi demokratis (Burgess & Green, 2013). Karena popularitas YouTube di media sosial, orang semakin banyak menonton video yang bukan produksi media profesional. Sebagai platform dinamis untuk partisipasi demokratis, YouTube sebagian besar diisi dengan video amatir yang dibuat oleh orang-orang yang tidak berkecimpung di industri TV atau film. Platform online ini menyediakan tempat untuk ekspresi yang hidup dari pengalaman emosional dan sosial, termasuk politik sosiokultural saat ini (Strangelove, 2010).

YouTube memungkinkan miliaran orang menemukan, menonton, dan berbagi video asli yang dibuat. YouTube menyediakan forum bagi orang-orang untuk terhubung, menginformasikan, dan menginspirasi orang lain di seluruh dunia dan bertindak sebagai platform distribusi untuk pembuat konten asli dan pengiklan besar dan kecil.

Youtube merupakan situs video yang menyediakan berbagai informasi berupa “gambar bergerak” dan bisa diandalkan. Situs ini memang disediakan bagi mereka yang ingin melakukan pencarian informasi video dan menontonnya langsung, kita juga bisa berpartisipasi mengunggah (meng-upload) video ke server youtube dan membaginya ke seluruh dunia.Youtube adalah sebuah situs web video sharing (berbagi video) yang populer dimana para pengguna dapat memuat, menonton, dan berbagi klip video secara gratis. Umumnya video-video di youtube adalah video klip, film, TV, serta video buatan para penggunanya sendiri. Salah satu layanan dari google ini, memfasilitasi penggunanya untuk meng-upload video dan bisa diakses oleh pengguna yang lain dari seluruh dunia secara gratis.

Saat ini, YouTube tidak hanya berfungsi sebagai platform untuk hiburan, tetapi juga sebagai sumber informasi, pendidikan, dan komunikasi. Pengguna dapat menemukan beragam konten mulai dari tutorial, vlog, musik, film pendek, berita, hingga siaran langsung. YouTube juga menyediakan fitur YouTube Premium yang menawarkan pengalaman bebas iklan, akses ke YouTube Music, dan konten eksklusif dari YouTube Originals.

Dalam perkembangan terkini, YouTube telah mengintegrasikan teknologi AI dan machine learning untuk meningkatkan rekomendasi konten, mendeteksi pelanggaran kebijakan, dan menyediakan fitur transkripsi otomatis. Selain itu, YouTube Shorts, yang menyaingi popularitas video pendek seperti TikTok, memungkinkan pengguna untuk membuat dan menikmati video vertikal berdurasi singkat.

YouTube juga terus memperbarui kebijakan monetisasi untuk mendukung kreator konten melalui program Partner Program, Super Chat, dan Memberships, yang memungkinkan kreator mendapatkan penghasilan dari konten mereka. Platform ini juga berkomitmen untuk memperkuat komunitasnya dengan menegakkan kebijakan yang melindungi hak cipta dan mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan.

Secara keseluruhan, YouTube telah menjadi bagian integral dari kehidupan digital banyak orang, menawarkan platform dinamis di mana kreativitas dan informasi bertemu dalam bentuk video.

Karakteristik Youtube

Terdapat karakteristik dari youtube yaitu adalah sebagai berikut :

  1. Tidak ada batas durasi untuk mengunggah video. Hal ini yang membedakan youtube dengan beberapa aplikasi lain yang mempunyai batasan durasi minimal waktu semisal Instagram, snapchat, dan sebagainya.
  2. Sistem pengamanan yang mulai akurat. Youtube membatasi pengamanannya dengan tidak mengizinkan video yang mengandung sara, ilegal, dan akan memberikan pertanyaan konfirmasi sebelum mengunggah video.
  3. Berbayar, saat ini seperti yang sedang viral dimana-mana, youtube memberikan penawaran bagi siapapun yang mengunggah videonya ke youtube dan mendapatkan minimal 1000 viewers atau penonton, maka akan diberikan honorarium.
  4. Sistem offline, youtube mempunyai fitur baru bagi para pengguna untuk menonton videonya pada saat offline tetapi sebelumnya video tersebut harus di download terlebih dahulu.
  5. Tersedia editor sederhana, pada menu awal mengunggah video, pengguna akan ditawarkan untuk mengedit terlebih dahulu. Menu yang ditawarkan adalah memotong video, memfilter warna, atau menambah efek perpindahan video.

Manfaat Youtube

Faiqah, Dkk. (2016:261-263) mengatakan bahwa youtube juga memiliki manfaat, yaitu:

  1. Sumber Informasi Youtube bisa menjadi sumber informasi bagi kebanyakan orang. Bisa kita lihat sendiri banyak sekali informasi-informasi tentang berbagai hal. Misalnya review sebuah barang, berita, yang lewat, infotainment, informasi tempat wisata dan masih banyak lagi.
  2. Media promosi Salah satu manfaat youtube bisa menjadi sebuah media promosi bagi orang yang mempunyai produk yang ingin dipromosikan. Kita juga bisa mempromosikan apa saja disini, mulai dari jasa, produk, tempat wisata dan sebagainya bahkan trailer film itu juga termasuk promosi.
  3. Mengakses Video Streaming Siaran yang ditayangkan di televisi lokal, nasional bahkan internasional, bisa diakses melalui youtube, baik siaran itu tentang maupun telah disiarkan.
  4. Memberikan layanan gratis Secara umum, youtube menawarkan layanan gratis khususnya untuk menikmati dan mengakses video-video yang masuk dalam sistemnya.
  5. Men-download (unduh) beberapa video tertentu Youtube memungkinkan pengguna untuk mengunduh beberapa video-video tertentu. Video yang demikian yang biasanya berukuran HD atau High Definition sehingga jika seorang pengguna ingin menonton sebuah video berkali-kali, ia hanya perlu mengunduhnya.
  6. Mengakses video informative Jika memperhatikan acara siaran TV belakangan, seringkali kita akan banyak bertemu dengan keterangan bertuliskan Courtesy: youtube di bagian bawah layar televisi. Hal tersebut menandakan bahwa tim kreatif acara tersebut banyak menggunakan youtube sebagai referensi dalam menyusun konten acara.
  7. Mendukung industri hiburan Youtube membantu pengguna untuk mengakses video yang mereka inginkan semisal video klip dari penyanyi atau band kesayangan, film dari aktor, aktris atau sutradara favorit, tayangan yang sedang in dan lain sebagainya. Sebagian dari video ber-genre hiburan, termasuk streaming siaran hiburan yang mereka lewatkan, sehingga kehadiran youtube di sini sangat berperan penting dalam menyukseskan dan memajukan industri dunia hiburan.
  8. Menguatkan branding lembaga/Institusi Selain rutin dikunjungi oleh para pebisnis yang ingin memasarkan produk, siswa yang ingin mengetahui video ilmiah terkait pelajaran yang mereka terima di sekolah, pengguna yang ingin mengetahui banyak informasi tentang hobi atau gaya hidup yang mereka miliki, youtube digunakan sebagai media branding lembaga atau organisasi. Dengan merekam aktivitas rutin yang terjadi di dalam suatu lembaga atau lembaga-lembaga binaannya, khalayak dapat memiliki gambaran lebih untuk mengetahui suatu organisasi.
  9. Mengetahui respon dan komentar khalayak Fitur ‘suka’ dan ‘komentar’ dalam youtube sangat memudahkan pengguna yang mengunduh dan membagi sebuah video tertentu untuk mengetahui respon dan komentar konsumen terhadap kualitas maupun konten videonya.

Kelebihan dan Kekurangan Youtube

Youtube memiliki kelebihan yaitu menjadi sumber informasi berbagai pihak, menjadi media promosi yang baik, sumber hiburan yang kaya akan kreativitas, menjadi sumber penghasilan, berbagi kegiatan dengan live streaming. Sedangkan kekurangan media youtube adalah masih banyak berita hoax, masih ada konten-konten yang tidak pantas untuk dilihat oleh anak-anak dibawah umur, masih banyak video-video orang dewasa yang bisa diakses oleh siapa saja, dan masih banyak lagi. Adapun kelebihan dan kelemahan youtube adalah sebagai berikut:

Kelebihan Youtube

  1. YouTube menawarkan berbagai macam konten mulai dari video musik, vlog, tutorial, hingga konten pendidikan dan hiburan. Pengguna memiliki akses ke jutaan video yang mencakup hampir semua topik yang dapat dibayangkan.
  2. Sebagai platform daring, YouTube dapat diakses oleh pengguna di seluruh dunia. Ini memungkinkan pembuat konten untuk mencapai audiens internasional dengan mudah, memperluas jangkauan dan dampaknya.
  3. YouTube bukan hanya platform untuk menonton konten, tetapi juga untuk berpartisipasi. Pengguna dapat mengunggah video mereka sendiri, memberikan komentar, menyukai, berlangganan, dan berbagi konten, sehingga menciptakan komunitas yang aktif dan terlibat.
  4. Program mitra YouTube memungkinkan pembuat konten untuk menghasilkan uang melalui iklan yang diputar di video mereka. Hal ini memberikan insentif bagi kreator untuk terus menghasilkan konten berkualitas tinggi.
  5. YouTube dapat diakses melalui berbagai perangkat, termasuk komputer, ponsel pintar, tablet, dan perangkat streaming. Ini memungkinkan pengguna untuk menonton konten kapan saja dan di mana saja, sesuai dengan preferensi mereka.
  6. YouTube sering digunakan sebagai sumber pengetahuan dan pembelajaran. Dengan adanya tutorial, pelatihan, dan video pembelajaran, pengguna dapat memperoleh pengetahuan baru tentang berbagai subjek secara gratis.
  7. YouTube memungkinkan interaksi langsung antara pembuat konten dan pengguna melalui komentar, polling, dan fitur lainnya. Ini menciptakan hubungan yang lebih dekat antara kreator dan audiensnya.
  8. YouTube memberikan platform untuk ekspresi kreativitas dan inovasi. Pembuat konten dapat bereksperimen dengan berbagai gaya, format, dan ide untuk menarik perhatian pengguna.
  9. YouTube menyediakan alat analisis yang kuat bagi pembuat konten untuk melacak kinerja video mereka, melihat data demografis pengguna, dan memahami perilaku audiens. Ini membantu pembuat konten untuk mengoptimalkan strategi mereka.
  10. YouTube memfasilitasi kolaborasi antara pembuat konten, baik dalam bentuk video bersama, promosi saling, atau proyek kolaboratif lainnya. Ini dapat membantu pembuat konten untuk memperluas jangkauan mereka dan menarik audiens baru.

Kekurangan Youtube

  1. Karena volume konten yang sangat besar di YouTube, tidak mungkin bagi platform untuk memantau setiap video yang diunggah. Hal ini dapat menyebabkan munculnya konten yang tidak pantas, kontroversial, atau melanggar kebijakan komunitas.
  2. Pengguna sering kali harus berbagi informasi pribadi saat membuat akun atau berinteraksi dengan platform. Ada kekhawatiran tentang bagaimana YouTube mengelola dan melindungi data pribadi pengguna, terutama dalam konteks privasi online yang semakin sensitif.
  3. Algoritma YouTube dapat mempengaruhi cara konten disajikan kepada pengguna. Hal ini bisa berpotensi menyebabkan filter bubble, di mana pengguna hanya diperkenalkan dengan konten yang sejalan dengan preferensi mereka, tanpa terpapar kepada sudut pandang atau ide yang berbeda.
  4. YouTube sering menjadi sumber informasi, tetapi ada risiko pengguna mengonsumsi konten yang tidak akurat atau tidak terpercaya. Hal ini terutama berlaku untuk video-video yang menyajikan informasi tentang topik kontroversial atau berita palsu.
  5. YouTube dapat menjadi tempat di mana konten yang merugikan atau menyinggung dapat ditemukan. Ini termasuk konten yang mengandung kekerasan, pelecehan, atau diskriminasi, yang bisa memiliki dampak negatif terutama pada audiens yang rentan seperti anak-anak.
  6. Meskipun YouTube memiliki kebijakan hak cipta yang ketat, masih ada masalah dengan pengunggahan konten yang melanggar hak cipta. Ini bisa merugikan pencipta konten asli dan menghambat industri kreatif.
  7. Meskipun YouTube menyediakan program mitra untuk menghasilkan uang dari konten, banyak pembuat konten menghadapi tantangan dalam memenuhi persyaratan untuk menjadi mitra, serta mendapatkan pendapatan yang signifikan dari iklan.
  8. Banyak pengguna mengeluhkan gangguan iklan yang terlalu sering atau terlalu panjang, yang bisa mengganggu pengalaman menonton mereka di platform.
  9. YouTube sering kali menjadi sasaran kritik terkait keputusan pengelolaan platform, termasuk penanganan konten yang sensitif, kebijakan monetisasi, dan pendekatan terhadap isu-isu seperti radikalisasi online dan kebencian.
  10. Akses yang lambat atau tidak stabil ke internet dapat mempengaruhi pengalaman pengguna, terutama bagi mereka yang berada di wilayah dengan konektivitas yang terbatas. Ini bisa menghambat akses dan konsumsi konten di YouTube.

Kesimpulan

YouTube adalah layanan berbagi video terkemuka di dunia, di mana pengguna dapat menonton, menyukai, berbagi, mengomentari, dan mengunggah video mereka sendiri. Layanan ini dapat diakses melalui berbagai perangkat, termasuk Smart TV, Android TV, TV Box Android, PC, laptop, tablet, dan ponsel, menjadikannya mudah dijangkau oleh jutaan orang di seluruh dunia.

Sumber Bacaan

Miller, M. (2009). YouTube for Business: Online Video Marketing for Any Business. Indianapolis: Que Publishing.

Miller, K. 2009, Organizational Communication: Approaches and Processes, 6th edition, Belmont, CA, Wadsworth Publishing Company.

Burgess, J., Green, J., & Jenkins, H. (2009). YouTube: Online Video and Participatory Culture. Cambridge: Polity Press.

Jenkins, H. (2006). Convergence Culture: Where Old and New Media Collide. New York University Press.

Nasrullah, Rulli. (2015). Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Lingga, G. (2019). Pengantar Teknologi Informasi. Andi Offset.

Faiqah, Dkk. (2016). Manfaat Media Sosial dalam Pemasaran. Pustaka Pelajar.

Faiqah, F. dkk. (2016). “YouTube Sebagai Sarana Komunikasi Bagi Komunitas Makassarvidgram”. Jurnal Komunikasi KAREBA, Vol.5 No.2 Juli – Desember 2016, 261-263.

Strangelove M. (2010). Watching YouTube: Extraordinary videos by ordinary people. Toronto, Ontario, Canada: University of Toronto Press.

Baskoro, P. (2009).Panduan Praktis Menjadi Vlogger Populer. Gramedia Pustaka Utama.

Gede Lingga Ananta Kusuma Putra. “Pemanfaatan Animasi Promosi Dalam Media YouTube”. Februari 2019. Jurnal Senada: Vol. 2. Sekolah Tinggi Desain Bali. ISSN: 2655-2329.

YouTube. (2016). About YouTube. Diperoleh dari https://www.youtube.com/yt/about/

YouTube. (2022). Our Mission. About Diperoleh dari https://about.youtube/

Tag: , , , ,

Diposting oleh hestanto


This article has 1 comment

  1. Galih Enggarnanto Reply

    thanks min artikelnya sangat membantu penelitian saya

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *