Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Pengertian Produk Domestik Regional Bruto

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adalah mengukur nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan oleh kegiatan ekonomi di suatu wilayah selama periode waktu tertentu. Menurut (Sukirno, 2004:44) PDRB didefinisikan sebagai nilai produk dan jasa yang diciptakan dalam kurun waktu satu tahun di suatu wilayah tertentu tanpa membedakan kepemilikan unsur-unsur produksi, melainkan lebih mensyaratkan adanya faktor-faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi.
Secara umum PDRB dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu PDRB yang dihitung dengan harga berlaku (nominal) dan PDRB yang dihitung dengan harga konstan (riil). Oleh karena itu, PDRB atas dasar harga berlaku termasuk inflasi. Sedangkan PDRB atas dasar harga konstan menggambarkan nilai tambah barang dan jasa yang dihitung dengan menggunakan harga pada tahun tertentu, misalnya 2000 atau 2010. PDRB atas dasar harga konstan hanya akan meningkat jika jumlah barang dan jasa meningkat, sedangkan PDRB atas dasar harga berlaku dapat meningkat karena adanya peningkatan output atau kenaikan harga.

Metode Perhitungan PDRB

Ada tiga pendekatan untuk menghitung angka-angka PDRB sebagai berikut (Rosyidi, 2012):

1. Pendekatan Produksi (Production Approach)

PDRB merupakan nilai atas barang dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi pada suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Unit produksi yang terdiri dari 13 kategori lapangan usaha yaitu:

  • Pertanian, Kehutanan dan Perikanan.
  • Industri Pengolahan.
  • Konstruksi.
  • Pertambangan dan Penggalian.
  • Pengadaan Listrik,Air dan Gas.
  • Penyediaan Akomodasi.
  • Perdagangan Besar dan Kecil.
  • Transportasi dan Pergudangan.
  • Jasa Keuangan dan Asuransi
  • Informasi dan Komunikasi.
  • Jasa Pendidikan, Kesehatan dan Kegiatan Sosial.
  • Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial.
  • Jasa Lainnya.

2. Pendekatan Pendapatan (Income Approach)

PDRB merupakan jumlah barang jasa yang diterima oleh faktor-faktor produksi pada suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun).

3. Pendekatan Pengeluaran (Expenditure Approach)

Pendekatan pengeluaran merupakan penjumlahan seluruh pengeluaran yang dilakukan untuk pengeluaran konsumsi rumah tangga dan lembaga swasta nirlaba, pengeluaran konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap domestik bruto dan ekspor neto (ekspor dikurangi impor) di suatu daerah / region dalam jangka waktu tertentu.

Related Post