Open Source Enterprise Resource Planning (ERP), Software Terbaik Untuk Bisnis Mikro


Open Source Enterprise Resource Planning Indonesia UKM

Opensource ERP merupakan aplikasi gratis yang cocok di implementasikan di perusahaan skala mikro atau usaha kecil menengah, untuk mengimlementasikan membutuhkan tenaga tehnikal untuk menunjang keberhasilan implementasi.

Pengertian opensource pada software ERP ini mengacu pada definisi open source dari opensource intiative (OSI) artinya software-software tersebut harus memenuhi kondisi berikut

     
  • Bebas biaya redistribusi, termasuk menjual atau menggunakan beberapa komponennya.
  • Kode pemrograman tersedia dalam bentuk yang dapat dibaca (readable)
  • Pekerjaan lanjutan yang dilakukan pada software tersebut harus dilaksanakan dengan kondisi yang sama seperti software aslinya.
  • Menjaga integritas penulis program (lisensi untuk memodifikasi atau redistribusi diberikan dalam bentuk patch/ modul tambahan)
  • Tidak ada diskriminasi terhadap orang atau kelompok tertentu
  • Distribusi lisensi (tidak diperkenankan mengunci softwate)
  • Lisensi tidak diberikan spesifik pada produk tertentu
  • Lisensi tidak dibatasi siftware lainnya
  • Lisensi harus bersifat netral terhadap teknologi tertentu

Lisensi aplikasi diatas dapat memenuhi kategori diatas dapat dikelompokkan sebagai aplikasi open source yang mendapat sertifikasi OSI

Aplikasi jenis Open source seperti ini sebetulnya sangat efektif untuk mengurangi biaya pembelian dan beberapa diantaranya bahkan sudah ada modifikasi untuk kemudian di jual sebagai aplikasi komersial.

Meskipun tidak ada biaya pembelian, tingkat kesulitan serta tahapan implementasi aplikasi ini tetap sama seperti aplikasi komersial. Lebih sulit lagi akrena bersifat opensource, maka implementasinya menjadi tanggung jawab penuh perusahaan yang ingin menggunakannya.

Artinya, ketika kita memutuskan untuk memilih aplikasi opensource maka kita akan menerima tanggungjawab penuh atas proses implementasi dimulai dari analisis kebutuhan, pemilihan modul, strategi implementasi, modifikasi, pemeliharaan dan sebagainya. Pengecualian berlaku bagi aplikasi opensource yang sudah dimodifikasi dan dijual sebagai aplikasi komersial.

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

60 + = 61