Dewasa ini, konsep efisiensi pasar modal masih banyak diperdebatkan, yang diakibatkan adanya perbedaan pemahaman mengenai konsep efisiensi pasar modal antara praktisi dan sebagian akedemisi. Para praktisi menganggap efisiensi pasar modal berkaitan dengan kemampuan pasar memberikan biaya-biaya yang minimal, sedangkan sebagian kalangan akedimisi menyatakan efisiensi pasar modal berkaitan dengan perubahan harga dan munculnya informasi baru. Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil keputusan saat ini atau mendatang (Suad Husnan, 1996). Definisi pasar modal yang efisien adalah pasar yang harga sekuritas-sekuritasnya telah mencenninkan semua infomiasi yang relevan secara tetap dan akurat (Jones, 2004). West (1975) membedakan intemal dan eksternal efisiensi. External efflciency menunjukkan bahwa pasar berada dalam keadaan keseimbangan sehingga keputusan perdagangan saham berdasarkan informasi yang tersedia di pasar dan tidak bias memberikan tingkat keuntungan di atas tingkat keuntungan keseimbangan. Internal ef iciency menunjukkan bahwa pasar modal tersebut hanya menunjukkan harga yang “benar”, tetapi juga memberikan berbagai jasa yang diperlukan para pembeli dan penjual dengan biaya serendah mungkin.
Menurut Jones (2004) efisiensi pasar modal dapat dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu:
- Efisiensi dalam bentuk lemah (Weak form efflciency)
Salah satu tipe informasi paling tradisional yang digunakan untuk memprediksi harga saham adalah informasi tentang harga dan return saham di masa lalu. Pengujian hipotesis efisiensi pasar modal adalah dengan menguji pemanfaatan data harga saham. Apabila hipotesis ini benar, maka harga masa lalu tidak berhubungan dengan masa yang akan datang. Implikasi bgai investor adalah mereka tidak dapat mendapatkan keuntungan diatas normal dengan menggunakan peraturan perdagangan berdasarkan pada masa di waktu lampau. - Efisiensi dalam bentuk setengah kuat (Semi-strong form efficiency)
Tingkatan efisiensi pasar modal yang lebih komprehensif mensyaratkan harga saham tidak hanya mencerminkan harga pada masa lalu, namun juga telah mencerminkan informasi yang dipublikasikan. Jenis informasi ini antara lain berupa pengumuman laba dan dividen, pengembangan produk baru, kesulitan keuangan maupun pengumuman Stock splits, pengujian hipotesa dapat dilakukan dengan pengujian fog fime dalam penyesuaian harga terhadap pengumuman suatau informasi. Apabila investor masih mungkin mendapatkan abnormal return setelah suatu informasi menjadi milik publik, maka pasar modal tersebut &lum mencapai tingkatan efisiensi setengah kuat. - Efisiensi dalam bentuk kuat (strong form efficiency)
Pada kondisi ini harga saham telah mencerminkan semua informasi, baik yang dipublikasikan maupun informasi yang tidak diketahui umum. Be&rapa pihak mungkin saja memperoleh informasi yang pihak umum mungkin tidak memperolehnya. Pengujian terhadap hipotesis ini dilakukan dengan cara menganalisis prestasi berbagai fortofolio yang dikelola secara profesional oleh kelompok-kelompok yang mungkin mempunyai informasi khusus.

