Metode Pemesanan Material Berdasarkan Set Model


metode pemesanan berdasarkan set model

Metode pemesanan material sangat tergantung pada kombinasi antara jumlah pesanan dan waktu pemesanan dari seriap jenis material. Pemesanan material dapat dilakukan dalam bentuk set lengkap atau secata item yang berdiri sendiri, cara pemesanan daam bentuk set lengkap santar baik diterapkan karena memberikan kemudahan dalam melakukan perhitungan jumlah pesanan dan pelaksanaan control pengadaan, sehingga material yang dipesan akan selalu berada dalam keadaan seimbang terhindar dari kesalahan perhitungan. Akan tetapi di sisi lain perlu untuk diwaspadai terhadap kemungkinan berkurangnya material yang tidak seimbang akibat kehilangan material pada saat penyimpanan, kerusakan material pada saat proses produksi, pemakaian untuk kebutuhan perbaikan, dan hal-hal lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kondisi inventory material perlu dipikirkan cara penggantian agar material yang disimpan kembali selalu dalam kondisi set lengkap.

Pada kenyataannya pemesanan material atau order tidak selalu di lakukan dengan cara pemesanan dalam bentuk set, hal ini disebabkan oleh beberapa factor, misalnya pesanan yang harus mematuhi standar kemasan tertentu atau jumlah lot tertentu.

     

Material yang dipakai untuk beberapa model common user biasa dipesan dengan perhitungan jumah pesanan yang berdiri sendiri individual part order bukan dalam bentuk set per model, hal ini bertujuan untuk meminimalkan jumlah pesanan agar jumlah pemesanan material atau order yang kita lakukan menjadi lebih optimum.

Pertimbangan kita untuk melakukan pemesanan item yang tergolong pada kelompok part common used secara berdidi sendiri terpisah dari set sehingga berada pada level optimum. Jika di hitung secar set model bisa jadi kita akan menambahkan jumlah cadangan part melebihi yang seharusnya, hal ini disebabkan karena masing-masing model akan memperhitungkan secara sendiri-sendiri penambahan untuk inventory atau cadangan. Akan tetapi jika kebutuhan dari semua model kita satukan lebih dahulu, penambahan untuk kebutuhan inventory dan part cadangan dapat kita perhitungkan secara sekaligus, yang tentu saja hall iki akan mengakibatkan pemesanan material atau order yang kita lakukan menjadi lebih efektif dan efisien.

Untuk menghitung jumlah pesanan material kita dapat mengunakan salah satu metode perhitungan yang didasarkan hanya atas permintaan jumlah kebutuhan proses produksi. Secara umum biasanya perhitungan jumlah pesanan didasarkan pada besarnya jumlah produksi yang direncanakan.

Selain perhitungan jumlah material untuk kebutuhan proses produksi, jumlah pesanan juga mempertimbangkan standar inventory untuk setiap jenis material yang dipesan. Sehingga di samping data kebutuhan untuk proses produksi, kita juga harus memiliki standard inventory untuk masing-masing jenis material yang akan kita pesan. Pada prinsipnya perhitungan jumlah pesanan material atau order dihitung berdasarkan perkalian antara jumlah pemakaian pada setiap model dengan rencana produksi setiap model.

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 3