Stack Teknologi Pemasaran
   

Apa itu Stack Teknologi Pemasaran?

Stack teknologi pemasaran adalah kumpulan teknologi yang digunakan oleh pemasar untuk melaksanakan dan meningkatkan aktivitas pemasaran mereka. Biasanya, teknologi pemasaran bertujuan untuk menyederhanakan proses yang rumit, mengukur dampak kegiatan pemasaran, dan mendorong pengeluaran yang lebih efisien.

Mengapa Pemasar Mempedulikan Stack Teknologi Pemasaran mereka

Lanskap teknologi pemasaran berkembang pesat, dengan ratusan perangkat lunak berbeda mengisi kategori yang terus bertambah. Dalam survei CMO terbaru, 27% responden khawatir tentang tetap berada di depan dan memanfaatkan tren teknologi digital ini (Sumber: Korn Ferry).

Dengan begitu banyak pilihan, sangat penting bagi pemasar untuk memiliki pemahaman yang jelas tentang teknologi mana yang paling penting bagi tujuan bisnis mereka dan bagaimana teknologi tersebut dapat membantu mereka mempengaruhi bisnis secara positif.

Komponen Stack Teknologi Pemasaran

Jenis bisnis yang Anda miliki akan mempengaruhi teknologi mana yang Anda anggap penting dan bagaimana teknologi tersebut harus diatur. Perbedaan utama terletak pada apakah bisnis Anda menjual produk atau layanan kepada konsumen (B2C) atau kepada bisnis lain (B2B). Pemasar B2C dan B2B menggunakan saluran dan teknik yang berbeda untuk mendapatkan pelanggan dan memiliki berbagai kebutuhan teknologi sebagai hasilnya.

Saat merakit tumpukan teknologi pemasaran, penting untuk mengetahui teknologi mana yang mendasar dan harus ditempatkan terlebih dahulu. Baik pemasar B2C maupun B2B perlu mempertimbangkan teknologi penting berikut:

  1. Content Management System (CMS) – Teknologi yang menggerakkan situs web, blog, atau properti web lain yang relevan di mana pemasar ingin melibatkan pelanggan mereka.
  2. Teknologi Iklan – Ruang ini sangat luas, tetapi iklan adalah teknik akuisisi pelanggan utama bagi pemasar. Sebagian besar akan menggunakan kombinasi SEM (pemasaran mesin telusur), iklan bergambar, penargetan ulang, dan pelacakan iklan atau perangkat lunak atribusi.
  3. Email – Saluran komunikasi pelanggan utama yang dibutuhkan semua pemasar dalam perangkat mereka. Terkadang, email adalah kemampuan yang dibangun ke dalam otomatisasi pemasaran atau platform pemasaran masuk.
  4. Wawasan dan Analisis – Pemasar harus dapat mengakses data mereka untuk mengukur aktivitas pemasaran digital. Sebagian besar pemasar akan memiliki analitik situs web dan analisis bisnis mereka sendiri yang dilacak baik di alat buatan sendiri atau pihak ketiga. Dalam kasus yang lebih maju, gudang data dapat mengumpulkan data dari berbagai sistem untuk membuat wawasan dan pelaporan lebih mudah diakses.
  5. Pengalaman Pengoptimalan – Ini termasuk pengujian A/B dan perangkat lunak personalisasi, atau program yang memungkinkan pemasar untuk mengambil tindakan berdasarkan analitik mereka untuk membuat kampanye pemasaran mereka lebih efisien.

Ada banyak saluran lain yang mungkin memerlukan tingkat investasi berbeda, tergantung pada apakah strategi pemasaran Anda lebih selaras dengan B2C atau B2B, serta strategi bisnis Anda:

  1. Media Sosial – Teknologi untuk memantau aktivitas sosial dan membuat keterlibatan sosial lebih mudah dapat membantu memaksimalkan dampak dari saluran pemasaran ini. Jejaring sosial juga merupakan bagian penting dari lanskap iklan, dengan banyak opsi iklan berbayar yang tersedia.
  2. Customer Relationship Management (CRM) – Biasanya menjadi area fokus bagi pemasar B2B, CRM dapat melacak atribusi pemasaran saat mendukung tenaga penjualan langsung. CRM melacak semua hubungan pelanggan dan dapat memberikan wawasan tentang bagaimana kampanye pemasaran memengaruhi saluran penjualan dan pertumbuhan pelanggan.
  3. Search Engine Optimization (SEO) – Strategi utama untuk mengarahkan lalu lintas pengunjung organik (tidak berbayar) ke situs web Anda, sering kali berpasangan dengan baik dengan strategi pemasaran konten. Ada banyak alat yang tersedia untuk membantu riset kata kunci dan inisiatif terkait SEO lainnya.

Pemasar perlu menyesuaikan investasi mereka dalam teknologi ini berdasarkan kebutuhan spesifik dan tujuan bisnis mereka, memastikan bahwa mereka menggunakan alat yang tepat untuk mencapai hasil yang diinginkan

Penting juga untuk mengetahui keterampilan dan anggota tim yang diperlukan untuk memastikan tim pemasaran Anda memanfaatkan teknologi yang Anda miliki secara maksimal.

Berikut adalah beberapa kategori peran pemasaran yang perlu dipertimbangkan ketika mempertimbangkan bagaimana teknologi pemasaran Anda akan melengkapi tim Anda:

  1. Akuisisi Pelanggan – Mencakup pemasaran online, pemasaran mitra, pemasaran acara, dan pengoptimalan situs web.
  2. Merek & Komunikasi – Melibatkan media sosial, hubungan masyarakat, sponsorship, dan iklan siaran.
  3. Pemasaran Produk – Termasuk pemasaran produk, hubungan analis, dan pemasaran konten.
  4. Operasi Pemasaran – Fokus pada kinerja kampanye, analisis data, dan wawasan.

Secara khusus, operasi pemasaran (atau ops pemasaran) adalah peran kunci yang membantu tim pemasaran lainnya membuat keputusan yang cerdas dengan data pemasaran. Banyak pakar pemasaran menyarankan bahwa peran ini sangat penting untuk dimiliki saat menumbuhkan tim.

Tambahkan Secara Optimal Ke Stack Teknologi Pemasaran Anda

Jika Anda membangun tumpukan pemasaran dan ingin memastikan bahwa tim Anda dapat mengambil tindakan berdasarkan data pemasaran, menjadikan perangkat lunak pengoptimalan pengalaman sebagai bagian penting dari strategi Anda adalah langkah yang tepat. Mengambil tindakan terhadap wawasan dan data pelanggan melalui pengujian A/B dan personalisasi adalah taktik kunci untuk memastikan bahwa kampanye pemasaran Anda berjalan dengan efisien. Dengan demikian, tim Anda akan memiliki data yang mereka butuhkan untuk bereksperimen dan membuat keputusan cepat, serta memastikan bahwa anggaran pemasaran Anda menghasilkan ROI yang maksimal.

Tag: , , ,

Diposting oleh hestanto


Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *