Electronic Business atau E-business Indonesia


Electronic Business atau E-business Indonesia

E-business sering digunakan sebagai istilah umum untuk semua proses bisnis yang dikendalikan secara elektronik dari sebuah perusahaan. Proses ini ditandai oleh fakta bahwa kebanyakan autentik dan Internet dan teknologi informasi digital lainnya digunakan untuk tujuan ini. Sebagai subjek akademik, istilah e-business juga mencakup pengembangan dan produksi produk, serta pembiayaan, dan pemasaran. E-commerce dan e-procurement adalah dua komponen e-business.

Asal

Istilah “e-business” diciptakan oleh perusahaan IT IBM pada akhir tahun 1990an dan umumnya mengacu pada proses bantuan komputer untuk mengotomatisasi proses perdagangan pada saat itu. Saat ini, ruang lingkup istilah “e-business” bergantung pada seberapa jauh konsep “bisnis” diambil.

     

E-business juga bisa merujuk ke perusahaan itu sendiri. Dalam hal ini toko online seakan menjadi bisnis elektronik.

Jika “bisnis” umumnya didefinisikan sebagai “perdagangan”, prinsip tersebut berlaku untuk semua mitra yang terlibat dalam perdagangan elektronik.

“Bisnis” sebagai “kerjasama” dalam e-business kemudian mencakup semua metode kolaborasi dengan bantuan proses elektronik dan otomatis. Jadi e-learning dalam arti seluas-luasnya bisa diklasifikasikan dalam e-bisnis juga.

The Gabler Wirtschaftslexikon (ensiklopedia Jerman) berisi definisi yang dapat dikerjakan berdasarkan lima pilar e-business:

“Electronic Business (e-business) mengacu pada peluang ekonomi yang terkait dengan jaringan digital global (ekonomi bersih), yang berarti penggunaan teknologi informasi digital untuk mendukung proses bisnis selama tahap persiapan, negosiasi dan implementasi. Komponen penting yang merupakan informasi, komunikasi, dan transaksi ditransfer atau diproses melalui jaringan digital antara mitra ekonomi yang berpartisipasi. “

Baca : Hubungan Customer Relationship Management dengan Kepuasan Pelanggan

Lima area atau lini berikut ini terdaftar sebagai basis e-business:

E-procurement: ini mencakup semua aktivitas yang berkaitan dengan pembelian. Ini bisa berupa barang atau jasa. Oleh karena itu, E-procurement mencakup produk yang dibeli dari toko online, serta pemesanan iklan melalui Google AdWords.

E-shop, toko online atau e-commerce: Ini termasuk sistem toko seperti Magento atau juga Oxid dan juga sistem ERP terkait

E-marketplace: Ini mungkin lebih spesifik sebagai portal perbandingan harga seperti Google Shopping atau umumnya mendefinisikan web sebagai area penjualan.

E-community: Komunitas ini merujuk hari ini ke jejaring sosial seperti Facebook atau menjabarkan kontak dengan pelanggan dan calon pelanggan dengan media elektronik dan digital seperti email atau chat.

E-Company: Komunikasi perusahaan juga dilakukan melalui jaringan digital seperti presentasi perusahaan itu sendiri.

Tujuan

Tujuan e-business sebagian besar merupakan proses otomatis dalam perdagangan. Semua area dipengaruhi oleh moto ini. Misalnya, perencanaan konsep e-bisnis dapat mencakup pemberitahuan pengiriman otomatis melalui sistem ERP, call center khusus, pengiriman email reguler, dan pembelian barang yang dikendalikan oleh mesin. Perangkat lunak Big Data atau business intelligence digunakan dalam bisnis elektronik modern untuk mengoptimalkan proses penjualan dan pembelian.

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 1 =