Definisi Enterprise Risk Management


enterprise risk management

Risiko merupakan suatu kondisi yang terjadi akibat ketidakpastian. Dalam dunia bisnis sesuatu yang tidak pasti itu sangat rentan terjadi sehingga perusahaan akan berpikir untuk bagaimana mengelola risiko dengan baik agar memiliki manfaat dimasa yang akan datang. Dalam mengelola risiko penting bagi perusahaan untuk menerapkan ERM terlebih dahulu. Hery (2015) dalam bukunya menjelaskan bahwa ERM merupakan suatu proses yang sistematis dan berkelanjutan yang dirancang dan dijalankan oleh manajemen guna memberikan keyakinan yang memadai bahwa semua risiko yang berpotensi memberikan dampak negatif telah dikelola sedemikian rupa sesuai dengan tingkat risiko yang bersedia diambil perusahaan.

Definisi ERM menurut COSO adalah sebagai suatu proses yang dipengaruhi manajemen perusahaan, yang diimplementasikan dalam setiap strategi perusahaan dan dirancang untuk memberikan keyakinan memadai agar dapat mencapai tujuan perusahaan. Penerapan manajemen risiko juga bertujuan untuk mengidentifikasi risiko perusahaan pada setiap kegiatan serta mengukur dan mengatasinya pada level toleransi tertentu.

     

Baca : Pengertian Pembiayaan Syariah dan Agunan Syariah

Setiap tahunnya, perusahaan publik diwajibkan untuk melaporkan laporan tahunannya kepada pihak yang berwenang dalam hal ini adalah BAPEPAM sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja perusahaan terutama kepada investor. Laporan tahunan merupakan tanggung jawab manajemen yang berisikan informasi mengenai finansial dan non finansial yang berguna bagi stakeholder untuk menganalisis kondisi perusahaaan dan pengambilan keputusan. Pengungkapan ERM merupakan salah satu elemen dari informasi non finansial perusahaan yang disajikan dalam laporan tahunannya (Sari, 2013).

Kategori pengungkapan dalam laporan tahunan perusahaan ada dua, yaitu pengungkapan wajib dan pengungkapan sukarela. Pengungkapan mengenai ERM termasuk pada kategori pengungkapan wajib yang harus dilaporkan perusahaan. Walaupun peraturan mengenai penerapan dan pengungkapan ERM belum diatur secara khusus, namun perusahaan tetap dapat menerapkan dan mengungkapkannya sebagai bentuk pelaksanaan GCG (Meizaroh dan Lucyanda, 2011). Pengungkapan ERM merupakan gambaran dari penerapan manajemen risiko suatu perusahaan. Berdasarkan ERM Framework yang dikeluarkan COSO, terdapat 108 item pengungkapan ERM yang mencakup delapan dimensi yaitu: lingkungan internal, penetapan tujuan, identifikasi kejadian, penilaian risiko, respon atas risiko, kegiatan pengawasan, informasi dan komunikasi, dan pemantauan.

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 4 =