Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, Kebijakan Dividen, growth of sales Terhadap Harga Saham


Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, Kebijakan Dividen, growth of sales Terhadap Harga Saham

Pengaruh Likuiditas terhadap Harga Saham

Rasio likuiditas merupakan rasio yang mengukur tingkat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek yang telah jatuh tempo. Sebagai indikator maka digunakan current ratio yang dapat mengukur kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secera keseluruhan. Dengan kata lain seberapa banyak aktiva lancar yang tersedia untuk menutupi kewajiban jangka pendek yang segera jatuh tempo. Rasio lancar dapat pula dikatakan sebagai bentuk untuk mengukur tingkat keamanan (margin of safety) suatu perusahaan. Rasio likuiditas ini sangat penting bilamana investor ingin mengetahui tingkat likuid perusahaan dalam penyediaan kasnya perusahaan, karena rasio ini merupakan ukuran tingkat keamanan dalam memenuhi hutang jangka pendek.
Semakin besar likuiditas yang dimilki perusahaan dapat meningkatkan harga saham karena menunjukan besarnya kemampuan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan operasionalnya terutama modal kerja yang sangat penting untuk menjaga kinerja perusahaan. Hal ini dapat memberikan keyakinan kepada investor untuk memilki saham perusahaan tersebut, Prihatini (2009).

Teori Signalling, mengemukakan likuiditas yang semakin meningkat dapat memberikan sinyal yang baik bagi investor untuk berinvestasi, hal tersebut juga di dukung oleh penelitian yang di lakukan oleh Hendri Harryo (2011) yang menyatakan bahwa likuiditas berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham.

     

 

Pengaruh Profitabilitas terhadap Harga Saham

Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam hubungannya dengan penjualan, total aktiva maupun modal sendiri, dengan demikian bagi investor akan sangat berkepentingan dengan analisis profitabilitas ini misalnya pemegang saham akan melihat keuntungan yang benar-benar akan diterima dalam bentuk dividen dari saham yang telah diinvestasikan. Perusahaan yang mempunyai aliran kas atau profitabilitas yang baik dapat mempengaruhi harga saham semakin meningkat.

Rasio profitabilitas merupakan alat yang digunakan dalam pengukuran kinerja keuangan. Rasio tersebut akan mengukur perusahaan dalam menghasilkan laba, jika suatu perusahaan mendapatkan laba yang besar, maka harga saham perusahaan akan semakin meningkat dan perusahaan mampu membayarkan dividen yang semakin besar pula kepada investor. Profitabilitas termasuk dalam rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan pada tingkat penjualan, aset dan modal yang dimiliki perusahaan. Aset yang merupakan sumber ekonomi yang dapat digunakan perusahaan untuk memberikan manfaat pada perusahaan tersebut, sumber ekonomi tersebut dapat digunakan untuk memakmurkan pemegang saham dan dapat digunakan untuk investasi dari perusahaan.

 

Pengaruh Pertumbuhan penjualan terhadap Harga Saham

Menurut Kesuma (2009), pertumbuhan penjualan (growth of sales) adalah kenaikan jumlah penjualan dari tahun ke tahun atau dari waktu ke waktu. Perusahaan yang memilki tingkat pertumbuhan penjualan yang tinggi akan membutuhkan lebih banyak investasi pada berbagai elemen aset, baik aset tetap maupun aset lancar. Pihak manajemen perlu mempertimbangkan sumber pendanaan yang tepat bagi pembelanjaan aset tersebut.

 

Pengaruh Kebijakan Dividen Terhadap Harga Saham

Dividen dapat membantu memberikan informasi yang baik mengenai manajemen perusahaan ke pasar modal yang akan langsung mempengaruhi harga saham yang beredar, sehingga dapat dikatakan bahwa dividen dapat dipandang sebagai sinyal terhadap prospek perusahaan. Keputusan untuk meningkatkan dividen hanya dilakukan bila manajemen yakin dapat mempertahankan peningkatan tersebut pada masa yang akan datang. Hal ini dikarenakan dividen akan mempengaruhi kebijakan pendanaan perusahaan, karena akan mengurangi kas dan mendorong perusahaan untuk menerbitkan saham baru.

Dividen merupakan keuntungan yang nantinya akan diterima oleh investor dalam investasinya, setiap investor menginginkan tingkat return yang sepadan dengan jumlah investasinya pada suatu perusahaan. Sebaliknya, disisi lain perusahaan harus menjaga dan kinerjannya supaya pembayaran dividen kepada investor sesuai dengan harapan investor.

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

25 + = 29