Jenis-Jenis Internet Marketing


Jenis-Jenis Internet Marketing

Internet marketing secara luas dibagi dalam jenis-jenis sebagai berikut:

a) Tampilan Iklan
Iklan ini ditampilkan pada situs web pihak ketiga atau blog untuk mengarahkan lalau lintas ke situs web perusahaan. Dengan melakukan pemasangan iklan ini secara tidak langsung akan meningkatkan produksi perusahaan. Meningkatkan produktivitas perusahaan juga bisa dilakukan dengan memasang iklan yaitu dengan menampilkan iklan pada blog atau web pihak ketiga yang selanjutnya akan diarahkan ke website perusahaan yang bersangkutan

     

b) Search Engine Marketing (SEM)
Bentuk pemasaran ini adalah untuk berusaha mempromosikan website dengan meningkatkan visibilitas dalam halaman hasil mesin pencari. Sistem pemasaran SEM merupakan upaya untuk mempromosikan web perusahaan dengan meningkatkan visibilitas atau kunjungan jumlah pengguna internet di halaman hasil mesin pencari atau yang sering disebut dengan (SERPs) seperti Google, Bing, Yahoo, dan lain-lain.

c) Search Engine Optimization (SEO)
SEO adalah proses meningkatkan visibilitas situs web atau halaman web di mesin pencari. Bentuk pemasaran pada SEO merupakan sebuah proses yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas situs atau halaman website perusahaan agar berada di urutan atas pada hasil pencarian search engine. SEO dilakukan dengan pemilihan nama domain, konten website, dan penggunaan kata kunci

d) Social Media Marketing
Pemasaran ini dilakukan dengan memanfaatkan lalu lintas dalam Social media websites seperti Facebook maupun twitter atau juga media sosial yang lain. Ini merupakan proses pemasaran via internet yang menggunakan lalu lintas dalam web sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path, dan media sosial lainnya

e) Email Marketing
Pemasaran melalui email dilakukan dengan melibatkan langsung pemasaran pesan dengan mengirimkan pesan melalui surat elektronik. Pemasaran ini menggunakan media surat elektronik untuk mempromosikan barang atau jasa. Pihak perusahaan akan langsung melakukan pemasaran dengan mengirimkan pesan yang ditujukan kepada alamat email para pelanggan

f) Refferal Marketing
Metode referral ini untuk mempromosikan produk atau layanan kepada pelanggan baru melalui referensi. Metode ini biasanya dari mulut ke mulut. Refferal marketing atau juga yang sering disebut dengan proses pemasaran dari mulut ke mulut merupakan metode yang digunakan untuk mempromosikan sebuah produk dan jasa pada konsumen baru dengan memberikan referensi

g) Affiliate Marketing
Pemasaran ini dilakukan dengan memberi bagian atau keuntungan ke affiliasi untuk setiap pengunjung atau pelanggan yang dibawa oleh usaha sendiri. Affiliate marketing merupakan sebuah pemasaran yang menggunakan sistem kerjasama dengan memberikan komisi pada pihak affiliasi atau agen penjual hestanto.web.id atau sales online untuk keberhasilannya dalam menjual produk. Ini berarti tugas dari agen penjual ini adalah memasarkan dan mempromosikan produk perusahaan tersebut sampai para pengunjung berminat untuk membeli produk yang ditawarkan. Jumlah presentase komisi yang akan didapatkan oleh agen adalah antara 30 persen sampai 80 persen dari harga produk.

h) Reseller atau dropshipper
Kegiatan internet marketing ini dilakukan oleh orang – orang yang ingin memulai usaha toko online tetapi tidak memiliki modal yang cukup dan memiliki barang sendiri untuk ditawarkan kepada konsumen. Tugas dropshipper adalah menawarkan barang atau jasa milik orang lain dan mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan tersebut. Dropshipper akan merasa seperti memiliki toko online pribadi karena biasanya produk pesanan konsumen akan dikirimkan menggunakan nama dropshipper tersebut

i) Inbound Marketing
Pemasaran inbound ini dengan melibatkan pelanggan untuk membuat dan berbagi. Dalam metode pemasaran via internet sekarang ini, pihak perusahaan akan melibatkan para pelanggan untuk membuat dan berbagi.

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

30 − = 20