Cara Mengidentifikasi Perilaku Pelanggan


Identifikasi Perilaku Pelanggan
     

Identifikasi perilaku pelanggan adalah suatu usaha untuk mengidentitikasi pelanggan dilihat dari sudut perilaku dengan memperhatikan faktor-faktor yang melingkupi diri pelanggan baik sebagai individu, maupun sosial, setelah dapat diidentifikasi, maka langkah selanjutnya adalah memotivasi dengan menggunakan media promosi agar dapat melakukan pembelian produk seperti yang ditawarkan.

Perilaku Pelanggan Pelanggan adalah mahluk indvidu sekaligus sosial, maka faktor-faktor yang melingkupinya akan dibahas sebagai berikut :

Individu

  • Belanja untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri
  • Mengharapkan kepuasan pelayanan dan produk
  • Kelas sosial, di antaranya dilihat dari tingkat penghasilan dan pendidikan
  • Pembelian dipengaruhi situasi dan kondisi serta daya beli dari individu

Lingkungan masyarakat

  • Belanja produk secara psikologis dipengaruhi lingkungan tempat tinggal atau
    tetangga lingkungan perumahan
  • Produk yang dibeli dipengaruhi gengsi
  • Pembelian produk mengacu pada merk yang dibeli tetangga

Budaya kota dan desa
a. Budaya Kota

  • Pembelian produk lebih terpengaruh pada media promosi
    ( TV, Koran, Majalah, internet )
  • Pembelian produk sesuai dengan lingkungan perkotaan
  • Informasi tentang produk tersedia, dan cepat diketahui dengan cepat
  • Pembelian mengacu pada kesibukan kota

b. Budaya Desa

  • Pembelian produk kurang dipengaruhi media promosi
  • Pembelian produk sesuai dengan lingkungan pedesaan
  • Informasi tentang produk lambat diketahui, kurang cepat tersedia
  • Sumber informasi dalam jumlah terbatas

Ekonomi

  • Seseorang yang hidup dari kekayaan warisan
  • Orang yang berhasil dalam usaha atau profesinya sehingga tingkat
    ekonominya dikatakan kelas menengah
  • Para pekerja kantoran (kerah putih) yang bergaji menengah
  • Para pekerja standar, hanya sedikit di atas garis kemiskinan
  • Pekerja tidak tetap atau tidak memiliki pekerjaan

Idiologi/Agama

  • Pembelian produk mengacu pada Idiologi/ agama yang dianut
  • Pembelian perlengkapan ritual agama

Tata Nilai

  • Pembelian produk mengacu pada tata nilai budaya yang melingkupi seseorang
  • Tata nilai tiap orang yang berasal dari daerah yang berbeda akan menampilkan pola pembelian yang berbeda
  • Nilai budaya Indonesia akan berbeda dengan orang luar negeri, menyebabkan pola konsumsi yang berbeda pula

Status sosial

  • Status sosial akan mempengaruhi pembelian produk
  • Setiap penyandang status sosial yang berbeda, pembelian produk berbeda pula
  • Seiring naiknya pendapatan seseorang, maka pembelian akan meningkat

Motivasi Pembelian Kegunaan dari mengetahui motivasi Pembelian adalah untuk mengidentifikas perilaku pelanggan sehingga dapat diketahui pola pembelian, agar penjualan dapat lebih berhasil, yang terdiri dari:
1. Motivasi pembelian adalah motif membeli dan keinginan umum naluriah manusia, yaitu alasan atau sebab seseorang melakukan pembelian, dengan tujuan memenuhi kebutuhannya, yaitu:

  • Akal (rasional) Pembelian produk yang disertai dengan pemikiran bahwa produk yang dibeli memang dibutuhkan, dan sesuai dengan kemampuan daya beli yang dimilikinya
  • Pelayanan toko (service) Keinginan membeli produk timbul akibat dari pelayanan yang memuaskan, baik dari kualitas produknya maupun fasilitas yang disediakan pihak toko
  • Kebutuhan mendesak, Keingian membeli produk karena memang merupakan kebutuhan yang mendesak dan harus diadakan, misalnya pengendara motor, waktu musim hujan membutuhkan jas hujan

2. Faktor intern (dalam) dan Ekstern (luar) Pembelian dilakukan karena pengaruh dari:

  • Orang yang pertama mempunyai ide atau gagasan (initiator)
  • Orang yang mempengaruhi keputusan pembelian (influencer)
  • Orang yang menentukan sebagian atau keseluruhan pembelian (Key)
  • Orang yang melaksanakan pembelian (purchaser)

3. Psikologis, Pengaruh pembelian karena:

  • pengalaman yang didapat baik positif maupun negatif dalam pembelian produk
  • karakter/kepribadian, seperti pemikiran, sikap, ucapan dan tindakan
  • pengaruh merk ( brand ), produk yang berkualitas
  • Konsep dir, pandangan terhadap diri sendiri

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

42 − 39 =