Tata Kelola Perusahaan (Corporate Governance)


ITata Kelola Perusahaan (Corporate Governance)(llustration by Lorin Brown)

Corporate governance merupakan suatu sistem yang mengarahkan dan mengendalikan perusahaan dengan tujuan agar mencapai keselarasan informasi antara kekuatan kewenangan yang diperlukan oleh perusahaan demi melangsungkan eksistensinya serta pertanggung jawaban kepada stakeholder. Good Corporate governance memiliki empat faktor didalamnya, yaitu: Komite Audit, Proporsi Dewan Komisaris Independen, Kepemilikan Institusional, dan Kepemilikan Manajerial (Surya dan Yustivandana, 2008).

a. Komite Audit

Komite audit adalah komite yang dibentuk oleh para dewan komisaris untuk melakukan tugas pengawasan terhadap pengelolaan perusahaan. Keberadaan komite audit sangat penting bagi pengelolaan perusahaan dan menyatakan bahwa ketika manajemen perusahaan memiliki kurang dari 100% saham biasa milik perusahaan maka potensi konflik dalam hubungan agensi sangat besar (Weston dan Brigham, 1994).

     

b. Proporsi Dewan Komisaris Independen

Pengaruh ukuran dewan komisaris terhadap kinerja perusahaan memiliki hasil yang beragam. Semakin banyaknya individu yang menjadi dewan komisaris independen dapat berakibat terhadap buruknya kinerja yang dimiliki perusahaan (Eisenberg dkk., 1998).

c. Kepemilikan Institusional

Kepemilikan institusional adalah bagian dari saham perusahaaan yang dimiliki oleh investor institusi, seperti perusahaan asuransi, institusi keuangan (bank, perusahaan keuangan, kredit), dana pensiun, investment banking, dan perusahaan lainnya yang terkait dengan kategori tersebut (Yang dkk., 2009).

d. Kepemilikan Manajerial

Kepemilikan manajerial adalah kepemilikan saham perusahaan oleh manajer. Kepemilikan manajerial merupakan alat monitoring internal yang penting bagi stakeholder dan manajemen internal perusahaan untuk memecahkan konflik agensi (Chen dan Steiner, 1999).

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

30 − = 26